Aku Dimakamkan Hari Ini
Perlahan, tubuhku ditutup tanah,
perlahan, semua pergi meninggalkanku,
masih terjelas langkah-langkah terakhir mereka
aku sendirian, di tempat gelap yang tak pernah terbayang
sendiri menunggu keputusan
Menyesal sudah tak mungkin,
tobat tak lagi dianggap,
dan maafpun tak bakal didengar,
aku benar-benar harus sendiri
Tuhanku,
Jika kau beri akau satu lagi kesempatan,
Jika kau pinjamkan lagi beberapa hari milik-Mu
beberapa hari saja…
aku harus berkeliling memohon maaf pada mereka
yang selama ini telah merasakan zalimku,
yang selama ini sengsara karena aku,
yang tertindas dalam kuasaku,
yang selama ini telah kusakiti hatinya,
yang selama ini telah aku bohongi
begitu sesal diri ini
karena hari-hari telah berlalu tanpa makna
penuh kesia-siaan
Aku dimakamkan hari ini
dan semua menjadi tak termaafkan,
dan semua menjadi tak terlambat,
dan aku harus sendiri,
untuk waktu yang tak terbayangkan...
Mr.G- dikau sentiasa dalam ingatan... terima kasih ilmu yg kau beri.... tak ku sangka itulah hari yg terakhir dapat ku lihat... diri mu...



7 chit chat:
sememangnya itulah ketentuan bagi setiap yg bernyawa dalam kehidupan dunia yang sangat sementara ini....
blog ni semakin menetapi minat saya untuk terus membaca...cantik
izinkan ianya pergi...
yang insaf,
yang pergi tetap pergi... ada sesuatu yg di kesali...
dia akan sentiasa dalam ingatan...
di sudut hati ini...
jinggo,
terima kasih...
selalu lahh jengah2 kat sini...he..
banyak yg boleh kita kongsi kan...
one zaba,
yea kita perlu biarkan dia pergi...
tapi hati ini masih belum mahu melepaskan nye... huhu..
sowi zai... lmbt pulak aku mengomen blog ko ni, ntah nape la... semenjak 18 menjak ni aku rasa mcm tk syioook je.
xpe la... aku tutup mate je.
errrr... makam?? batu nesan dh tempah ke zai??? huhu....
Post a Comment